Rabu, 23 Februari 2011

ibu permata hatiku

pada kala aku mengenang ibu
masih terasa eratnya pelukanmu
panas air mata membasahi pipi
tempatmu masih terpahat di hati
pasir berpindah pantai masih di situ
waktu berubah kasihku masih padamu.

Kesudahan hidup kematian yang pasti
pemergian yang kutangisi hingga kini
kasih sayangmu menggegar jiwa
ada tugas belum selesai
ada hajat belum tertunai
ada budi belum dibalas
bagai hutang yang belum dilunasi
terlalu banyak yang kuterima
terlalu sedikit yang sempat kuberi
kesalku kemewahan ini tak dapat dibagi.
Nostalgia bersamamu kubiarkan segar
suka duka ingin kulalui bersama
kau cemas membalut lukaku di lutut
terseliuh kaki kau yang mengurut
rajukku sekejap pandai kaumemujuk
kasihmu menemaniku pada saatku dicabar
memilih antara antah dan beras
antara berlian dan kaca
zamrud mutiara di telapak tangan
masih ibu permata hatiku.

puisi ibu

ibu!!!
Kelunak lembutanmu yang bersih
Merupakan rahmat bagi kami.
Engkau,
Merupakan kekuatan
Dan benteng agama.
Wahai,
Orang yang menghentikan
Penyusuan,
Anak dalam kalangan kami
Berdasarkan tauhid,
Kasih sayangmu memberi nilai
Kemampuan kami, memberi warna
Amal dan fikiran kami.
Wahai, pemangku amanah
Berdasarkan syair nyata,
Di dalam nafasmu
Terletak kehidupan agama
Berhati-hatilah melalui zaman,
Bimbing eratlah anak-anakmu.









ibu

sa’at q trlahr dngan blutan darah n q menangs lmbu seolah q brda dlm sbuah krts blm trnda…
Menjelajahi duni dmi duni sampai akhr q trsadar n trdiam dngan suara hati
dy sdtia, dy sabr, n dy tnang dngan kelakuanku hingg q beranjak bsar.
Ma’fkan q ibu anakmu yg banyak menaungi dosa ne.
Than bwalah dy dtmpat yg indh.

kebaya lusuh

Ibu
Kau antar aku kebatas kota
Bersama ikan, pisang
Yang kau kemas dengan jemari tuamu
Berharap pulang bawa sarjanaku
Ibu
Masih teringat saat – saat perpisahan itu
Kebaya lusuh yang melekat ditubuhmu
Sandal jepit yang mengalahkan 365 hari
Ibu
Gemerlap lampu menghiasi hiruk pikuk kota
Kerlap – kerlip lampu diskotik menghiasi malam
Kutelusuri, berharap temukan sosokmu
Dari mall ratu indah hingga Ramayana
Tak kutemui kebaya lusuhmu disana
Ibu
Kasihmu menerangi jalanku
Cintamu menjadi penuntun hidupku
Tapi kini,
Saat harapanmu belum tercapai
Saat peluhmu tak mampu kuusap
Yang kutemui hanya Misan bertuliskan namamu
Ibu…………….

cinta sejati

Kujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan

masih pantaskah kau q anggap sahabat

sahabat ..
masih pantaskah kw ku panggil sahabat ??setelah aph yg kw lakukan padaku ..
setelah aph yg kw berii padaku ..
teganya dirimu ,, menusukku darii belakang ..
teganya dirimu melukaii aku ..
teganya dirimu menghancurkan persahabatan kita ..
hanya karena seorang pria ..
silahkan kw ambill ..
silahkan kw milikii ..
diia hanya barang bekas bagiku !!
sungguh tak bisa kupercaya ..
persahabatan yg telah lama kita bina ,, kinii hancur berantakan ..
masiih ku ingat ,, canda tawa yg terlantun darii bibir kita ..
masii kuingat kata sahabat yg terucap darii hatii kita ..
tapii itu smw telah menjadii kenangan buruk ..
kubagii smw kisahku dengan mu ..
kubagii smw suka dn duka dengan mu ..
kita lewatii bersama ,, panas terik hujan badaii ..
tapii aph balasanmu padaku ??
disaat aku terluka krna cinta ,, kw berjanjii akan membantu ku ..
membawanya kembalii padaku ..
mana ??
justru kw yg telah merampasnya dariku ..
kw hancurkan smw harapanku ..
inikahh ahir darii persahabatan kita ??

ku ingin slamanya

Aq mencintaimu seiring nafas qu .
Berharap dapat menyayangimu sampai akhir hidup qu .
Aq pun mengharap hal yg sama darimu .
Berharap smua ini takan pernah berakhir .
Berharap kau slalu ada dalam stiap langkah qu .
Maaf jika slama ini aq tak slalu mengerti dirimu .
Aq hanya takut kau pergi .
Takut kau hilang dari hidup qu .
Karna aq ingin kau jd yg terakhir di hidup qu .
Karna aq membutuhkanmu, kasih sayangmu, perhatianmu, belaian-belaian lembutmu yg mampu tenangkan hati qu .
Aq ingin qt slalu bersama skarang, esok dan slamanya